#sastra-pembebasan# SEKELUMIT FAKTA SOAL AIR TRAFFIC CONTROL BANDARA DI INDONESIA, Hanya karena uang nyawa penumpang dipertaruhkan...

classic Classic list List threaded Threaded
1 message Options
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

#sastra-pembebasan# SEKELUMIT FAKTA SOAL AIR TRAFFIC CONTROL BANDARA DI INDONESIA, Hanya karena uang nyawa penumpang dipertaruhkan...

Al Faqir Ilmi
SEKELUMIT FAKTA SOAL AIR TRAFFIC CONTROL
BANDARA DI INDONESIA, Hanya karena uang nyawa penumpang dipertaruhkan...


By @TrioMacan2000

Sekitar 2 minggu yang lalu saya tanya ke pak
 @saididu mantan sesmeneg BUMN terkait rusak/ tdk berfungsinya RADAR ATC
 di soetta airport. Saya tanya ke beliau krn dapat info "orang dalam" yg
 mengeluhkan tak berfungsinya radar. Pak @chappyhakim jg pernah utarakan
 yg sama. Pak @chappyhakim sbg pilot dan mantau KASAU tentu tahu persis kondisi Radar ATC SHIA yg bermasalah. Jutaan nyawa penumpang jd taruhannya. Pak @saididu langsung tanya ke pejabat tinggi di SHIA. Jawabannya : Tidak benar. Radar ATC SHIA baik2 saja. Alhamdulillah.... Namun, kemudian terjadi musibah Shukoi. Lalu pengakuan seorg Pilot di Majalah Tempo. Kawasan udara Soekarno Hatta sdh sperti "Neraka". Sang Pilot Capt. Ervin Aditya mengungkapkan Radar ATC SHIA "buta". Tak tahu kondisi cuaca sekitar bandara Soetta. Radar tak bisa baca !
Radar ATC SHIA juga tak bisa baca posisi semua
pesawat yg ada di atasnya. Sering "blind". Sdh banyak kasus "nyaris
tabrakan" di udara. Pilot2 pesawat di udara SHIA lbh bnyk mengandalkan
radar pesawat mereka dibandingkan radar ATC SHIA. Keselamatan
penerbangan RI terancam. Knp masalah RADAR ATC SHIA itu tdk bisa
terpecahkan selama bbrp tahun? Ada apakah ini? Apakah msh mau menunggu
jatuhnya ratusan korban?

Kompleksitas masalah Radar ATC
terkait dengan "bisnis dan korupsi" pengadaan Radar ATC SHIA. Ada
tangan2 kekuasaan bermain. Kompleksitas masalah Radar ATC terkait dengan
 "bisnis dan korupsi" pengadaan Radar ATC SHIA. Ada tangan2 kekuasaan
bermain

RI adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Punya
banyak bandara. Jadi pasar terbesar radar dunia. Ini bisnis triliunan
rupiah. Pengadaan Radar utk ATC atau penerbangan sipil selama ini
dikuasai perusahaan Radar Perancis : Thales cs. Mereka main mark up
disini. diduga keras mrka joint dgn pusat kekuasaan. Ada Tri Sunoko
dirut AP II yg sohib ani sby. Ada Surattp komut AP II yg ketua yayasan
cikeas. Mrka brsma produsen Radar : Thales & Thomson berkolusi.
Ketika AP I pilih Radar lain yg sama kualitasnya dan lebih murah, AP I
diserang. Direksi AP I yg tak mau kolusi mark up Radar dan ambil dari
Thales dan Thomson dilaporkan ke polisi, jaksa dan KPK. Babak belur.
Bonyok

Mark up Radar ini mmg sulit banget diusut. Karena
Thales dan Thomson selalu keluarkan produk yg berbeda2 speknya. Thales
dan Thompson "terpaksa" pertahankan mark up : utk tutupi mark up
pengadaan sebelumnya dan utk setoran ke pusat2 kekuasaan. Ketika
pengadaan Radar ATC SHIA mau dilakukan, pihak Thales harus buat produk
Radar yg "berbeda". Agar mark up tdk bisa dibuktikan. Proyek senilai 560
 milyar ini "diamankan". BPPT tdk dilibatkan agar modus "modifikasi"
radar yg jadi alasan mahalnya harga tdk terendus. Modus "modifikasi" ini
 modus usang. Pengadaan barang Hi- tech selalu pakai modus ini agar mark
 up tdk "terlihat". Modifikasi "seolah2". Kita sering temukan fakta bhw
harga2 beli pesawat, senjata, kapal, radar dst. Oleh RI selalu lbh mahal
 dibandikan harga beli negara lain

Kembali ke radar ATC SHIA,
proses pengadaan radar SHIA utk menggantikan radar lama yg sdh "buta
tuli" itu akhirnya makan waktu lama. Direksi AP II, produsen dan
kroni2nya sibuk susun skenario agar korupsi busuk dan mark up pengadaan
bisa terlihat aman scra teknis. Akibatnya : nyawa penumpang& pesawat
 jd tumbalnya. Dirut Tri Sunoko, Komut Suratto harus bertanggungjawab
atas setiap kecelakan pesawat. Harusnya pengadaan Radar ini tdk usah
tender. SBY terbitkan Perpres. Bentuk tim. Libatka BPPT, ITB dan TNI.
Cari yg terbaik & termurah

Hentikan korupsi ratusan milyar
 yg terjadi pada setiap pengadaan Radar ATC di seluruh Indonesia. Rakyat
 sdh muak pada elit yg korup !!!

Sekian dan terima kasih. Semoga besok lusa dan masa mendatang, tidak ada lagi korban pesawat akibat Radar buta tuli AP II. Tks

baca juga :
7 Insiden Mati Listrik & Mati Radar di Bandara Soekarno-Hatta ==> http://news.detik.com/read/2012/12/17/120428/2120330/10/7-insiden-mati-listrik-mati-radar-di-bandara-soekarno-hatta

[Non-text portions of this message have been removed]

Loading...