Quantcast

#sastra-pembebasan# 17 Kapal Ikan Berbendera Asing.Ditangkap.

classic Classic list List threaded Threaded
1 message Options
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

#sastra-pembebasan# 17 Kapal Ikan Berbendera Asing.Ditangkap.

adidaya08-2
Bangka Pos.

Kapal yang mereka pakai termasuk kapal yang menggunakan teknologi
tinggi dengan SDM yang bagus.


                        Sumber: BANGKA POS / Agus Herdian

                        17 Kapal Ikan berbendera Asing Ditangkap

                        Kamis, 24 April 2008 22:43:54 WIB


                        TANJUNGPANDAN, KAMIS--Tiga kapal Pengawas
Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), dalam operasi
berhasil menangkap 17 kapal berbendera negara asing, masing-masing
enam kapal berbendera RRC dan 11 kapal berbendera Vietnam. Ketiga
kapal DKP itu Kapal Pengawas (KP) Hiu 003, KP Hiu 009 dan KP Hiu
010, bersama satu kapal lagi, KP Hiu 006, baru saja melaksanakan
operasi pemberantasan illegal fishing di daerah Laut China Selatan
yang masuk kawasan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia selama 20
hari.

                        Kapten Kapal KP Hiu 003, Ahmad Kahar, dan
Kapten KP Hiu 010, Martin, saat ditemui Grup Bangka Pos di atas
kapal KP Hiu 003, Kamis (24/4), mengatakan, kapal berbendera asing
tersebut tertangkap sedang melakukan penangkapan ikan dengan
menggunakan trawl.

                        "Saat ditangkap tidak ada perlawanan dari
awak kapal asing tersebut. Mereka umumnya mengaku mengerti telah
memasuki ZEE Indonesia. Alasan mereka karena di daerah tersebut
sumber dayanya banyak dan tidak dimanfaatkan oleh warga Indonesia,"
kata Martin.

                        Ia mengatakan, dari 17 kapal yang ditangkap
tersebut, sebanyak enam kapal diserahkan kepada penyidik TNI
Angkatan Laut di Lanal Ranai Natuna, sedangkan 11 kapal lainnya
diserahkan ke Lanal Pontianak.

                        Dari penangkapan ini turut diamankan 151
anak buah kapal yang juga akan menjalani pemeriksaan dan penyidikan
terkait keterlibatan mereka melanggar batas kedaulatan Indonesia,
serta illegal fishing.

                        "Kapal yang mereka pakai termasuk kapal yang
menggunakan teknologi tinggi dengan SDM yang bagus. Hasil tangkapan
ini mereka bawa ke Tiongkok atau Vietnam. Kami juga curiga, hasil
ini mereka bawa ke Serawak Malaysia karena mereka mengaku melakukan
check point di sana. Tapi ini sebatas dugaan saja," kata Martin.

                        Dalam perjalanan ke Pulau Belitung, empat
kapal pengawas ini tidak menemukan kapal asing yang beroperasi di
wilayah perairan ini. Namun harus selalu waspada karena daerah ini
menyimpan potensi perikanan yang cukup besar dan juga menjadi
incaran nelayan asing.

                        Syahbandar PPN Tanjungpandan, Ambar APi
kepada harian ini saat mendampingi para kapten kapal pengawas
perikanan, mengatakan, kapal pengawas ini telah sekitar tiga hari
sandar di PPN Tanjungpandan.

                        "Dalam operasi ini ada empat kapal yaitu KP
Hiu 003 dengan kapten Ahmad Kahar, KP Hiu 006 dengan kapten Robert,
Martin di KP Hiu 009 dan Margono di KP Hiu 010. Namun KP Hiu 006
tidak ke sini. Sebelum ke Jakarta, mereka mengisi perbekalan dan
bahan bakar terlebih dahulu," kata Ambar.  
                       


Loading...